<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3955">
 <titleInfo>
  <title>SKR 980:</title>
  <subTitle>RESPON PERTUMBUHAN STEK ANGGUR (Vitis vinifera L.) TERHADAP KONSENTRASI ROTOONE F DAN KOMPOSISI MEDIA TANAM</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUKHAMAD RIZQI FATKHU NURROKHMAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dr. SUPRIYONP, SP., MP</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Editor</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Tarwa Mustofa, S.P.,M. Agr</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Translator</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Kediri</placeTerm>
   <publisher>UNISKA Press</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Tugas Akhir</form>
  <extent>UPT. PERPUSTAKAAN PUSAT</extent>
 </physicalDescription>
 <relatedItem type="series">
  <titleInfo/>
  <title>980</title>
 </relatedItem>
</mods>
<note>Tanaman anggur merupakan tanaman tahunan yang memiliki manfaat dan nilai tambah untuk dibudidaya. Tanaman anggur umumnya diperbanyak secara vegetatif, yaitu menggunakan stek batang. Stek batang banyak dipilih karena tergolong mudah untuk dipraktekkan, bibit yang dihasilkan memiliki sifat yang sama dengan induknya, dan dapat berbuah lebih cepat. Masalah yang sering dihadapi dalam perbanyakan stek yaitu persentase keberhasilan stek tumbuh akar yang masih rendah dan pertumbuhan stek yang lambat. Persentase keberhasilan stek dapat ditingkatkan dengan pemberian zat pengatur tumbuh (ZPT) dan pemilihan media tanam yang tepat untuk mendukung pertumbuhan akar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis zat pengatur tumbuh, komposisi media tanam, maupun interaksinya yang dapat meningkatkan persentase keberhasilan dan pertumbuhan bibit anggur.&#13;
Penelitian dilaksanakan pada bulan November sampai Februari 2024, yang bertempat di Lab. lapang Universitas Islam Kadiri, Rejomulyo, Kec, Kota, Kota Kediri, dengan ketinggian tempat 67 mdpl dan suhu berkisar antara 22-32°C serta kelembapan 68-95%. Suhu maksimum rata-rata 30,70°C pada musim kemarau dan suhu minimum rata-rata 23,80°C, sedangkan suhu rata-rata dalam satu tahun sebesar 27,20°C.&#13;
Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap faktorial dengan 9 kombinasi perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan terdiri dari dua faktor, faktor pertama yaitu konsentrasi ZPT Rootone F dengan simbol “Z” dengan 3 taraf antara lain Z1= Konsentrasi Rootune F 300 mg/l Z2 = Konsentrasi Rootune F 400 mg/l Z3 = Konsentrasi Rootune F 500 mg/l. Faktor kedua yaitu komposisi media tanam terdiri dari 3 taraf dengan simbol “M” antara lain M1 = media tanam tanah dan pasir M2 = media tanam tanah dan cocopeat M3 = media tanam tanah dan arang sekam. Variabel yang diamati yaitu persentase tumbuh, panjang tunas, jumlah daun, jumlah akar, panjang akar.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara perlakuan konsentrasi Rootone-F dan komposisi media tanam pada parameter persentase tumbuh, tinggi tunas, jumlah daun pada umur stek 86 HST. Perlakuan konsentrasi Rootone-F berpengaruh sangat nyata terhadap persentase tumbuh, tinggi tunas, jumlah daun panjang akar, dan berpengaruh tidak nyata pada pengamatan jumlah akar. Dimana perlakuan terbaik didapat pada perlakuan Z3 (konsentrasi Rootone-F 500 mg/l). Perlakuan komposisi media tanam berpengaruh nyata terhadap persentase tumbuh, jumlah akar, dan tinggi tunas, dan berpengaruh tidak nyata pada pengamatan jumlah daun dan panjang akar. Dimana perlakuan terbaik didapat pada perlakuan M3 (tanah + arang sekam).</note>
<note type="statement of responsibility"></note>
<subject authority="">
 <topic>Pertanian Agroteknologi</topic>
</subject>
<classification>SKR 2024 980 AGRO</classification>
<identifier type="isbn"></identifier>
<location>
 <physicalLocation>UPT PERPUSTAKAAN PUSAT UNISKA KEDIRI Jl. Sersan Suharmaji No. 38 Kota Kediri</physicalLocation>
 <shelfLocator>SKR 2024 980 AGRO</shelfLocator>
</location>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>3955</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-11-11 08:47:06</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-11-21 11:18:03</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>